Surat Untuk Mumu


Mumu bagaimana sekarang keadaanmu di rainbow bridge?

Aku masih inget waktu Mumu kecil. Mumu lahir bulan April 2013 bersama dengan saudara-saudaramu berjumlah 4. Ada yang berwarna putih kayak mumu. Ada yang berwarna hitam putih. Ada yang berwarna hitam polos. Sejak kecil kamu doyan makan Mu, tiap makan pasti kamu colek saudara-saudaramu sampe akhirnya Mumu punya tempat makan sendiri. Kemudian kau tumbuh semakin bear dan saudara-saudaramu diadopsi oleh teman-temanku. Kau lah yang di php untuk adopsi saat itu hingga akhirnya mamamu yang sekarang mengadopsimu. Mamamu adalah ibu peri kita semua. Kemudian snowy melahirkan adik-adikmu berjumlah enam ekor. Kamu selalu siap menjadi kakak yang baik untuk mereka, ketika snowy lelah, kamu akan menjaga adik-adikmu hingga mereka tertidur. Kemudian adik-adikmu diadopsi oleh teman-temanku.

Kabar yang terakhir kudengar bahwa Venus ditabrak oleh pengendara motor di depan rumah teman kampusku hingga teman kampusku pun menangis. Kamu udah ketemu belum sekarang sama Venus? Adikmu yang lain bernama Zee masih sehat, tau gak Mu sekarang Zee mirip Snowy loh dan dia juga mirip kamu. Zee kemarin sudah steril di AFJ, mamanya Zee yang nganter dan Zee udah punya anak 3 berarti kamu sudah om-om loh Mu.

Oh iya Mu waktu aku mulai jatuh dan pindah kos, kamu akhirnya bersama mamamu dan snowy, itu kenapa ku sebut mamamu adalah ibu peri kita semua. Sebelum aku pindah pun sudah sering ku titipkan kau padanya. Berbahagialah Mu karena dia sangat menyayangimu, dia bahkan selalu khawatir ketika kamu gak pulang. Kamu pernah mencariku di kamar lama dan mengeong di depan pintu, mamamu sedih dan akupun begitu. Bukan aku meninggalkanmu Mu, saat itu aku tidak sanggup lagi membayar uang kos disana makannya aku pindah. Shiro ku bawa pulang agar dijaga oleh ibu & adik-adikku, snowy ku titipkan pada mamamu dan kamu pun bersama mamamu. Di tempat mamamu kamu juga selalu menjaga adik-adik tirimu.

Kemudian kamu mulai dewasa, aku menemuimu ketika aku mencari snowy dan sudah punya tempat baru. Aku menemukanmu di kamar mamamu dan kamu gendut sekali mumu. Ku coba menggendongmu ternyata berat sekali. Setelah lama tak berkabar, mamamu tiba-tiba khawatir karena kamu gak pulang-pulang. Ternyata kamu sudah mulai dewasa dan mencoba dunia baru dengan bertualang. Kami tidak melarangmu untuk bertualang Mu, tapi kami khawatir kalau kamu gak pulang-pulang. Kami selalu berpikir kamu sudah makan atau belum, terus kalau hujan kamu neduh dimana, lalu kalau ada yang menyakitimu bagaimana. Akhirnya setelah 3 hari kamu pulang dan sama mamamu diomelin, mamamu sayang padamu Mu bukan ngomelin karena marah.

Kemudian mamamu mulai tidak nyaman di tempat itu. Ketika adik-adikmu di dalam kandang dibawa oleh mak lampir untuk dimandikan seperti tanaman di parkiran depan, mamamu menangis dan panik tapi aku yakin kamu pasti bisa lari menjauhi orang jahat itu. Kami segera ke kos itu dan mendapatkan bahwa benar saja adik-adik tirimu dimandikan di parkiran. Hari itu juga kami mengungsikanmu ke tempat ibu fostermu. Ibu foster dan papa fostermu sayang sama kamu dan kau tau mereka pun sekarang makin sayang sama kucing. Akhirnya setelah semuanya kembali normal, kamu kembali ke pangkuan mamamu bersama adik-adik tirimu di rumah papamu.

Rasanya baru kemarin mamamu memberi kabar bahwa ternyata Tika mengandung anakmu, ah mumu ternyata kau sudah dewasa. April kemarin kamu ulang tahun yang ketiga. Tidak lama kemudian Tika melahirkan anak-anakmu dan mamamu ngasih foto anakmu, ada yang mirip denganmu loh Mu, tengilnya, doyan makannya, bahkan ekornya. Iya ekor Mu ekormu selalu kotor kan? 2 hari belakangan ini mamamu kembali bercerita bahwa kau betualang disana dan belum juga pulang. Mamamu sangat sedih, hingga akhirnya tadi pagi mamamu memberi kabar bahwa kamu sudah meninggal diracun oleh salah satu tetangga. Sedih Mu, secepat itukah kau pergi? Mamamu bahkan menangis sejak malam sampai pagi dan aku menangis dari pagi sampai kutuliskan surat untukmu ini. Coba Mumu ceritakan siapa yang tega meracunimu, siapa Mu siapa? Akan kami cari dan akan kami buat dia jera sejera-jeranya. Mu tapi sekarang kamu udah ga sakit kan? Sekarang gak ada lagi manusia-manusia jahat yang akan membunuhmu. Kau akan selalu dilindungi Gusti Allah dan kami berharap suatu saat bisa bertemu denganmu lagi. Shiro dan Snowy kangen sama Mumu gendut. Papanya Mily, teman-temanku dan mamanya Zee juga ikut berbela sungkawa atas kepergianmu. Mu lari-lari dan bermainlah di rumah Gusti Allah tanpa takut lagi akan manusia-manusia jahat yang ingin mencelakaimu. Kami semua sayang sama Mumu.

RIP My Dear Mumu Raja Julian

4 Mei 2016



Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga