Ada Perjuangan Dibalik Koleksi Sendalku

Sendal berhak tinggi yang dikenal dengan nama wedges. Copyright : Pricenia.com


Seorang wanita kadang mengoleksi barang bukan karena butuh tetapi karena keinginan. Pernyataan ini tepat buatku karena sampai sekarang aku masih tergoda untuk mengoleksi sendal di rumah.
Tetapi setelah menjadi seorang ibu, tentu saja koleksi sendalku tentu sudah tidak selengkap dulu. Beruntung beberapa jenis sendal masih terlihat nangkring di gudang dengan rapi. 

Kenapa suka koleksi sendal?
Pertanyaan ini sering ditanyakan juga oleh suamiku. Jawabannya adalah karena aku pernah membeli sendal dengan cara mencicil sebanyak 2x lewat temanku. Sebuah perjuangan yang sangat panjang karena untuk mencicil, aku menggunakan 10% dari gajiku di toko yang berkisar 450.000 demi sendal impian. 

Perjuangan membeli sendal ini menjadi daya dorong untuk menambah koleksi sendal saat aku memiliki gaji lebih. Alasannya sih supaya bisa ganti-ganti sendal dan tidak perlu meminjam sendal kepada orang lain. 

Sampai saat ini koleksi sendal berhak tinggi masih ada 2 pasang, sementara yang lain sudah aku jual kembali saat pindah kos. Ditambah lagi seperti yang aku katakan bahwa aku sudah menjadi seorang ibu, jadi sendal-sendal berhak tinggi dan wedgesku sudah jarang ku pakai.

Nah kalau koleksi barang mbak Vika di rumah kira-kira apa aja ya?

Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga