Blogger Partime atau Fulltime?

Copyright : Rindi Tech

Aku mengenal blog sebenarnya sudah cukup lama lama, tetapi bukan berarti mengenal dunia blogger juga sudah lama. Awal-awal menulis blog juga hanya sebuah keisengan semata, daripada nggak tau mau ngapain ya udah deh nulis blog aja. Isinya sekedar review skincare yang aku pakai dengan bahasa yang masih kaku.

Ah sampai sekarang juga kadang kaku πŸ˜‚. Iya makannya aku ikutan challenge dari Blogger Perempuan ini supaya terbiasa nulis jadi nggak kaku deh tulisannya. πŸ˜‹

Lalu kesibukan dunia perkuliahan dengan segala tugas-tugasnya membuatku melupakan blog. Sampai akhirnya mulai ngeblog lagi setelah selesai kuliah. Banyaknya waktu luang dan menjadi bagian dari sebuah komunitas blogger tentu menjadi salah dua dari pemacu untuk menulis blog lagi.

Blogger partime atau full time? 

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang full di rumah, tetapi pekerjaan rumah juga tidak akan ada habisnya kecuali dicut sendiri, aku memilih menjadi blogger partime.
Alasannya karena aku harus membagi waktu dengan pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan setiap hari. Jadi kadang harus ngejar deadline setelah liputan, kadang juga di rumah seharian untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Sebagai seorang ibu, aku juga harus memperhatikan suami dan putriku kan.

Hampir setiap nulis di blog akan aku lakukan jika keduanya sudah tertidur pulas. Tetapi berbeda lagi kalau sedang dikejar deadline, suami akan bergantian mengasuh putri kami agar aku bisa menulis dengan cepat tanpa gangguan, soalnya berurusan sama waktu. Apalagi menulis di luar tema kesukaan, bagiku membutuhkan waktu yang lebih lama.

Menulis merupakan aktivitas yang menyenangkan bagiku, salah satunya karena dapat mengurangi beban pikiranku lebih tepatnya. Oleh karena itu awal-awal kembali ke dunia blog, aku memilih menulis di sebuah platform dan belum mengoptimalkan blog pribadi. Sampai pada akhirnya aku tertarik mencoba untuk mengoptimalkan blog pribadi seperti sekarang ini.

Walaupun belum seprofesional teman-teman blogger yang lainnya, aku juga terus belajar untuk menjadi blogger profesional. Karena aku percaya pada sebuah pernyataan "berkaryalah sampai karyamu akan dicari orang".


Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga