Amalan di Bulan Suci Ramadan

(nu.or.id)


Kalau ditanya apa amalan utama di bulan suci ramadan, pasti jawabannya adalah puasa. Jelas karena puasa itu itu masuk ke dalam rukun islam, jadi wajib bagi umat islam untuk berpuasa di bulan ramadan. Tetapi selain amalan berpuasa yang hukumnya wajib tadi, ternyata ada amalan-amalan lainnya yang cukup penting di bulan ramadan.


  • Puasa (Al-Shaum/al-shiyam)

Amalan terpenting tentang puasa ditulis dalam firman Allah di QS Al Baqarah : 183 yang berbunyi
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” 

  • Shalat Tarawih (Qiyam Ramadan)

Kesepakatan para ulama tentang shalat Tarawih berdasarkan anjuran dari Nabi Muhammad SAW untuk menghidupkan malam ramadan dengan memperbanyak shalat tarawih. Hal ini tertuang dalam hadis yang berbunyi :
“Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah SAW menganjurkan (shalat) qiyami ramadan kepada mereka (para sahabat) tanpa perintah wajib. Beliau bersabda : Barang siapa mengerjakan shalat qiyami ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu”(HR Muslim no.1816)

  •  Tadarus Alquran

Firman Allah pada QS Al Baqarah : 185 yang berarti

“ Bulan ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya)di bulan itu, maka hendaklah berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan(lalu ia berbuka), maka (wajiblah bagi berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari -hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur”

Dalam HR Al Bukhari no 4711 dan Muslim no 2307 juga dijelaskan bahwa setiap bulan Ramadan, Nabi Muhammad SAW melakukan tadarus dengan Malaikat Jibril. Nah dengan firman Allah dan hadis rasul ini diharapkan kita berainteraksi dengan Alquran selama bulan ramadan untuk meraih berkah dan menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Alquran sebaiknya tidak hanya dibaca, tetapi diamalkan, dipahami dan diajarkan kepada sesama muslim.



  • Sedekah (Shadaqah)

Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya bahwa sedekah tidak hanya dengan memberikan sesuatu berupa materi, bisa juda memberikan sesuatu berupa non materi. Nah sedekah yang dianjurkan di bulan ramadan misalnya memberikan ifthar (santapan berbuka puasa) kepada orang-orang yang berpuasa.



  • Itikaf

Itikaf sering diartikan berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini disebutkan dalam Hadis al Bukhari no 2025 dan Muslim 2838 yang berarti :
“dari ibnu Umar RA (diriwayatkan bahwa) ia berkata : Rasulullah SAW selalu beritikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadan.”


  • Umrah

Umrah di bulan ramadan memiliki keistimewaan tersendiri yaitu pahalanya dihitung sama dengan haji. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah sabda Rasulullah kepada wanita Anshor yang tidak bisa ikut beribadah haji karena biayanya tidak cukup untuk berhaji.
“Jika datang bulan Ramadan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan ramadan senilai dengan haji bersamaku”(HR Bukhari). Tetapi sekalipun pahalnya sama dengan haji, tidak bisa menggugurkan kewajiban berhaji.


  • Menyambut Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar merupakan malam yang istimewa, dijumpai di salah satu hari dalam 10 hari terakhir bulan ramadan. Malam lailatul qadar juga merupakan malam yang tepat untuk meminta ampunan kepada Allah atas dosa-dosa kita. Pahala malam lailatul qadar menyerupai ibadah selama 1000 bulan. Di malam lailatul qadar, malaikat jibril juga turun ke bumi bersama para malaikat lainnya, bersamaan dengan turunnya berkah.


  • Memperbanyak Zikir, Doa dan Istighfar

Siang dan malam di bulan suci ramadan itu istimewa, karena merupakan waktu-waktu yang mulia untuk memperbanyak zikirdan doa, apalagi di waktu-waktu istijabah dan sepertiga malam terakhir. Sedangkan waktu terbaik untuk beristigfar adalah saat sahur, seperti dalam firman Allah QS Al Dzaariyat : 18. 

“dan di waktu sahur (akhir-akhir malam) mereka memohon ampunan (kepada Allah). “
Bulan suci ramadan, bulan untuk mensucikan diri dari semua dosa-dosa yang kita lakukan sebelum kembali menyambut idul fitri. Jadi sudah seharusnya kita memanfaatkan sebaik-baiknya bulan suci ramadan untuk meningkatkan kualitas beribadah melalui amalan-amalan di bulan suci Ramadan.

Sumber : umsida.ac.id
                Bincangsyariah.com

Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga