Pengalaman Berganti-Ganti Gaya Rambut

gaya rambut wanita. dok : google


Ngomongin soal gaya rambut, entah sudah berapa kali aku mengalami perubahan gaya rambut. Aku pernah punya rambut pendek, sebahu bahkan sampai rambut panjang. Dalam menentukan gaya rambut, aku biasanya akan bertanya pada kapster terlebih dahulu supaya mendapatkan gaya rambut yang pas dengan bentuk wajah. Apalagi jenis rambutku itu helainya besar-besar dan kaku, jadi keliatan rambutnya banyak. Sekali salah potong, bisa kelihatan kayak singa deh 😅. 

Masa-masa sekolah menengah, aku pakai gaya rambut segi pendek dan itu sama sekali nggak pas dengan bentuk wajahku. Jadi kelihatan bundar kayak bola, kira-kira seperti itu gambarannya. Tapi karena aku emang males punya rambut panjang, karena tinggal tidak jauh dari pantai itu gampang membuat gerah, dan salon juga nggak banyak disana ya udah mau apalagi terima apa adanya deh. Yang penting poninya lumayan buat nutupin jidat jenong, jadi masih ada sedikit rasa percaya diri. 

Memasuki masa kerja dan kuliah aku memutuskan untuk memanjangkan rambut. Gaya rambut panjang aku pilih karena aku butuh sesuatu yang berbeda. Lagian udah nggak sekolah, bebas aja mau bergaya rambut apapun. Pengalamanku punya gaya rambut panjang ini awalnya gerah, tapi kalau sering dikucir nanti rambutnya jadi bergelombang kena bekas kuciran. Akhirnya aku sering menggerai rambutku, sampai keringetan, dan tumbuhlah para jerawat di punggung. 😢

Gaya rambut panjang yang aku pilih tidak jauh berbeda, apalagi sejak aku punya langganan kapster di Johny Andrean Malioboro Mall. Aku paling hanya merapikan rambut, agar tidak terasa terlalu berat dan memotong poni yang sesuai. Kalau bosan dengan poni miring alias poni lempar, aku biasanya memilih poni depan. Kata kapster langgananku, kalau punya gaya rambut panjang dengan poni depan itu jadi kelihatan lebih muda. Tapi kalau poni lempar alias poni miring akan membuat kita terlihat lebih dewasa. Aku tuh nggak gampang cocok sama kapster, jadi kadang sampai males potong rambut kalau nggak sama kapster langganan.  Sampai akhirnya aku harus beneran berpisah dengan kapster langganan karena harus ada kebutuhan lain yang lebih penting dari sekedar potong rambut. 

Kalau ditanya lebih suka gaya rambut pendek atau panjang, aku pasti menjawab gaya rambut panjang dan aku masih mneyukainya sampai sekarang. Tapi keadaan yang tidak memungkinkan untuk punya gaya rambut panjang, salah satunya rambutku rontok dan rambutku itu susah ditekuk ketika pakai hijab. Rambut dengan helai yang besar-besar dan kaku kan emang susah diatur. 😅Jadi sekarang aku pakai gaya rambut sebahu  aja yang tidak terlalu merepotkan.


                                                                                                                                                                                                        

Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga