Tips Berpuasa Untuk si Kecil

sumber : suaramuhammadiyah.id


Kalau ada yang bilang bahwa mengajarkan anak kecil berpuasa merupakan sebuah penyiksaan, menurutku itu tidak benar. Berpuasa memang harus diajarkan sejak kecil kepada anak-anak, walaupun itu dimulai dengan puasa setengah hari. Waktu kecil, aku belajar puasa juga dari puasa setengah hari alias puasa mbedhug, sampai akhirnya bisa puasa seharian full.

Nah ini beberapa tips berpuasa untuk anak-anak berdasarkan pengalamanku.


  1. Hindari minum teh untuk si kecil karena anak kecil tidak boleh mengkonsumsi kafein terlalu banyak dan minum teh itu bisa bikin haus. Lebih baik minum air putih, agar kebutuhan air dalam tubuh si kecil tetap terpenuhi selama berpuasa. 
  2. Tidak lupa ajak si kecil makan sayur dan buah agar pencernaannya tetap lancar selama berpuasa. Kebutuhan serat dan vitamin si kecil harus terpenuhi selama berlatih puasa kan. Puasa setengah hari juga tidak masalah, kan namanya baru belajar. Ada yang berpendapat bahwa puasa untuk anak kecil sampai duhur aja, tanpa dilanjutkan kembali. Tapi ada juga yang melanjutkan puasanya setelah duhur. Nah dulu aku diajarkan oleh ibu berpuasa setengah hari, kemudian dilanjutkan lagi puasanya setelah duhur. 
  3. Melakukan aktifitas yang baru agar waktu berpuasa tidak terasa lama. Sewaktu kecil, ibu biasanya mengajakku untuk melakukan aktifitas yang baru agar puasa tidak terasa lama. Biasanya menjelang lebaran, aku membantu ibu membuat kue kering untuk lebaran. Jadi tidak terasa waktu berbuka sudah dekat karena aku banyak melakukan aktifitas. 
  4. Mempersiapkan menu kejutan di setiap buka puasa as a reward. Menu kejutan selama berpuasa akan menarik minat si kecil saat berbuka puasa. Ibu dulu sering menyiapkan menu kesukaanku (tapi nggak bilang-bilang dulu) jadi seperti kejutan. Terus bikin penasaran besoknya bakal ada menu kejutan apalagi ya? 
  5. Terus edukasi si kecil tentang keutamaan berpuasa di bulan Ramadan. Edukasinya bisa berupa bercerita menjelang tidur atau melalui sarana edukasi lainnya seperti youtube.
  6. Terakhir, membuat  buku kegiatan ramadan yang menarik,  versi kita sendiri untuk si kecil.


Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga