Tunjangan Hari Raya (THR) Untuk Apa?


ilustrasi THR. (gatra.com)


Tunjangan Hari Raya (THR) aku bilang mirip gaji ke 13 ASN sih, satu kali gaji yang diberikan sebelum hari lebaran tiba. Kalau udah pertengahan puasa, pasti udah banyak banget yang ngomongin THR, tapi sebenarnya kan ada terms and conditionnya juga untuk mendapatkan THR. Kerja baru sebulan terus minta THR? Ya itu tidak memenuhi T & C untuk mendapatkan THR dong.
Nah kalau menurut Wikipedia, THR itu adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan di Indonesia. THR minimal dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.     
                   

Terus THR biasanya buat apa sih?

Kalau ditanya begini, aku sejujurnya bingung jawabnya soalnya kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Kalau aku sih dulu (waktu masih single) THR salah satunya buat beli  baju baru untuk adik-adikku, ibu-bapak, dan kakek-nenek. Terus selebihnya digunakan untuk hal-hal yang bersifat wajib di bulan puasa seperti bayar zakat. Nah kalau masih ada lebih ya ditabung, kan masih ada kehidupan setelah lebaran.  Misalnya bayar kuliah, bayar kos dan lain sebagainya. Intinya sebagai perantau kan harus bisa memanage keuangan sendiri. Intinya THR itu masuk pendapatan tak terduga, jadi harus digunakan sebaik-baiknya.  

 Beberapa hal dibawah ini mungkin bisa jadi pilihan untuk menggunakan THR sebaik-baiknya.

1. Membayar Hutang. Lebaran itu momen bersilaturahmi dengan tetangga dan saudara, nah nggak enak banget kalau ditagih hutang kan? Sebaiknya sebelum ditagih hutang oleh si pemberi hutang, bayar dulu deh sebelum lebaran walaupun belum dilunasi. Paling tidak kita mengurangi beban hutang.
2.  Membayar Zakat. Sebagai seorang muslim, kita diwajibkan berzakat sebelum hari raya Idul Fitri. Nah THR bisa digunakan untuk membayar zakat fitrah maupun zakat maal sebelum hari raya idul fitri.
3. Simpan untuk Dana Darurat. Ya kehidupan kita tidak akan terhenti di hari raya iduk fitri, habis itu masih ada kehidupan yang kadang membutuhkan sesuatunya urgent. Oleh karena itu THR bisa disimpan untuk dana darurat.
4. Bayar Sampah. Kalau di perumahan biasanya kan ada yang tukang sampah yang beberapa hari sekali mengangkut sampah. nah sebaiknya bayar sampah dulu deh kalau (lupa) belum dibayarkan selama ini. Soalnya bisa jadi uang pembayaran sampahmu sudah sangat ditunggu-tunggu oleh tukang sampah (mungkin uangnya sudah dinanti oleh keluarga pak tukang sampah di rumahnya untuk digunakan berlebaran).
5. Keperluan Hari Raya seperti membeli sembako, memberikan angpau dan baju lebaran.
6. Mudik. Keperluan mudik memang tidak sedikit, oleh karena itu THR bisa digunakan untuk mudik agar kita bisa berkumpul dengan keluarga dan saudara.
 
Jadi THR-mu buat apa aja nih tahun ini?

Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga