Ada Cerita Luar Biasa di Gelar Produk UKM Yogyakarta

Gelar Produk UKM seDIY di Sewandanan, Pakualaman. Dokpri


Saat kaki melangkah mendekati Alun-Alun Sewandanan, Pakualaman terlihat hiruk pikuk kesibukan yang menarik perhatian.
Ada stand-stand yang berjajar rapi, sementara para pengunjung hilir mudik menikmati tarian-tarian daerah yang merupakan rangkaian dari acara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Pakualaman.
Tema yang sangat menarik,
UKM Kreatif UKM Maju.
Dokpri

Adalah Dinas Koperasi UKM DIY melalui PLUT-KUMKM  kembali mengadakan bazar pada tanggal 6 dan 7 September 2019 di Alun-alun Sewandanan, Pakualaman. Para pelaku UKM ini diberikan panggung untuk unjuk gigi dalam bazar tersebut. Paling tidak perkenalan produk UKM-nya ke masyarakat terlebih dahulu sebelum melebarkan sayap. Beberapa produk UKM juga memberikan sampel untuk dicoba agar pengunjung lebih yakin saat membeli produknya.

Acara gelar produk UKM diikuti oleh sekitar 15 UKM terpilih dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebanyakan produk UKM-nya berupa makanan, jadi keseruan saat mengikuti acara di Alun-Alun Sewandanan tidak akan membuat perut keroncongan.

Bertemu dengan De Hijau bersama Si Kecil

De Hijau Veggie Stick, cemilan si kecil non MSG.
 Dokpri

Pertama kali memasuki stand UKM, aku segera bergegas mencari tempat dimana aku bisa menemukan makanan yang sehat untuk si kecil dengan harga terjangkau. Aku dan si kecil sempat berkeliling sebentar sampai akhirnya menemukan De Hijau. Kemasan yang menarik dari cemilan bernama De Hijau Veggie Stick membuat si kecil segera tertarik untuk mencobanya. Cemilan non MSG yang dibuat secara homemade ini memang terbuat dari bahan-bahan pilihan yang khusus dibuat untuk bayi dan balita.

Akun instagram de Hijau.


Setelah selesai bertransaksi dan si kecil sudah menikmati cemilannya, aku menyempatkan diri untuk sekedar bercakap-cakap dengan sang owner bernama Poppy Amalia. Sebelum mendirikan De Hijau, Poppy yang tadinya berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini sempat berjualan baju online. Kemudian banting setir ke usaha makanan sehat di tahun 2012. Sampai saat ini Dapur Hijau menjaga kualitas dengan cara memiliki lima karyawan yang mumpuni di bidang pastry.

Sosok di balik De Hijau, Poppy Amalia.
Dokpri

"Kami mempertahankan kualitas, terus berinovasi dan kreatif dalam membuat healthy food karena ketiganya adalah kunci untuk bertahan sebagai UKM," jelas Poppy Amalia saat aku tanyakan strategi bertahan dari De Hijau. Setelah mengunjungi media sosial De Hijau, ternyata De Hijau tidak hanya menjual stick veggie. Masih ada varian mie instan sayuran, soes, abon, dan kaldu homemade yang bisa diorder secara online.

Thiwul Naik Kelas di Tangan Mbak Rub

Aku menyempatkan diri berfoto bersama owner Thiwul Panggang. Dokpri

Belakangan ini Thiwul sudah tidak diidentikkan dengan makanan pengganti saat beras tidak bisa dijangkau. Beberapa Thiwul bahkan sudah dijadikan oleh-oleh khas sebuah tempat wisata. Tetapi biasanya hanya tahan sehari semalam di dalam suhu ruangan. Dalam bazar pagelaran UKM,  aku bertemu dengan Thiwul Panggang Mbak Rub. Sebagai penggemar Thiwul, aku senang sekali karena masih ada sosok yang terus berinovasi dengan makanan bernama thiwul.

Kreatif itu harus, jadi Thiwul bisa dikombinasikan dengan macem-macem.
 Dii foto ini tuh Thiwulnya dikasih keju.
Dokpri


"Thiwul Panggang bisa tahan lama dengan cara di oven mbak, jadi kalau buat oleh-oleh keluar kota kan nggak cepat basi", terang Mbak Rub saat kami ngobrol.
Gathot juga ikutan naik kelas. Dokpri

Mbak Rub memulai usahanya sekitar tahun 2015 sebagai usaha keluarga. Selain itu bahan baku thiwul berupa tepung singkong juga mudah didapatkan di Mangunan, Bantul jadi tidak ada kesulitan untuk bahan baku. Hanya saja usahanya masih menggunakan oven manual, Mbak Rub berharap kedepannya bisa membeli oven dengan daya tampung yang lebih besar. Sosok-sosok kreatif seperti mbak Rub inilah yang kemudian menggerakkan perekonomian warga sekitar dengan usaha kecil menengahnya.

Pensiun Bukan Halangan Untuk Menjalankan UKM

Sosok senior yang inspiratif, pak dan bu Sasmito.
 Dokpri 


Bagi kebanyakan orang, masa setelah pensiun diisi dengan aktivitas yang santai. Tidak perlu "ngoyo" lagi dalam mencari pundi-pundi rupiah deh, atau malah sebagian memilih "momong" cucu di rumah saja. Hal itu sepertinya tidak berlaku bagi pasangan senior yang aku temui di pagelaran produk UKM kali ini. Berawal dari adanya sedikit lahan di rumah (yang tadinya hanya ditanami tanaman bunga) kemudian dimaksimalkan penggunaanya dengan menanam tanaman buah, tanaman obat keluarga dan tanaman hias.

Tanaman obat keluarga menghasilkan seperti ini.
Dokpri

Luve Garden, nama usaha yang memperlihatkan keseriusan pasangan Sasmito untuk memaksimalkan hasil panen dari pekarangan rumahnya menjadi sebuah usaha kecil menengah. "Saat ini kami sedang mengembangkan Aleo Vera organik mbak, jadi pupuknya  pakai pupuk kandang. Lihat potongan aleoveranya besar-besar kan?," jelas Bu Sasmito sambil menunjukkan botol berisi Aleo Vera.

Melihat kedua pasangan senior ini, membuatku yakin bahwa kreatif itu tidak hanya ada pada sosok yang masih muda. Buktinya dengan kreatifitas pasangan Sasmito, sedikit lahan di rumah bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Kartu nama dari ketiga sosok yang aku ceritakan.
 Dokpri

Jadi tidak perlu memandang sebelah mata dengan UKM, karena dibalik kemajuan sebuah UKM pasti ada cerita yang luar biasa.
Nota jajan tadi siang. Dokpri

Nota beli jus di Luve Garden. Dokpri


Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

5 comments

  1. Wahh seru ya kalo acara ukm.. Aku jg pernah dateng ke acara ukm. Di samarinda banyak bgt snack lokal yg enak buat dibawa pulang ke jkt dan harganya terjangkau..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Kak, seru sekali apalagi kalau ketemu pelaku UKM yang punya usaha yang beda sama lainnya. Terima kasih sudah mampir di blogku.

      Delete
  2. HALO


    Apakah Anda seorang pengusaha atau pegawai pemerintah, dan Anda ingin mandiri secara finansial dan mengembangkan bisnis Anda, ini adalah kesempatan Anda, kami menyediakan semua jenis pinjaman jangka panjang dan pendek, proses kami sangat sederhana dan mudah. Anda tidak harus terus bertanggung jawab secara finansial kepada semua orang, hari ini Anda dapat memutuskan bahwa Anda memiliki kebebasan finansial dan kehidupan yang lebih baik untuk Anda dan keluarga Anda, kami siap memberikan Anda pinjaman apa pun yang Anda butuhkan, Kami akan memberikan Anda. Jangan merasa ingin melihat seseorang sukses secara finansial jika Anda ingin pinjaman Anda ditambahkan ke ekuitas Anda atau memulai bisnis Anda sendiri, ini adalah kesempatan Anda untuk menghubungi kami hari ini.



    Perusahaan: CREDIT FINANCIAL GROUP
    Email: (creditfinancialgroup01@gmail.com)
    Whatsapp: +447480724786.

    ReplyDelete
  3. Penasaran sama gathot instannya kayak apa, he, he. Asyik ya kalo datang di pameran gitu bisa berinteraksi dengan pelaku usahanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, gathot instannya itu tinggal rebus aja lho. Praktis banget kan.tapi aku nggak beli soalnya udah beli yang thiwul panggangnya. Mbak Yus nggak kesini kemarin?

      Delete

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga