Kuku Lepas Karena Kecelakaan, Apakah Harus ke Dokter?

39 komentar

 

Kuku pada jari kaki
Edited by me using Canva.
Pic : Canva

Sekitar bulan Februari yang lalu, kuku jempol kakiku lepas karena kecelakaan. Ceritanya saat itu aku akan menggeser motor, tetapi karena kurang hati-hati tersandung standar motor yang membuat kuku jempol kakiku terlepas. 

Kukunya hanya terlepas sebagian, tapi justru itu yang membuat sakitnya terasa sampai ke ubun-ubun. Jempol kaki terasa berdenyut kencang dan darah tercecer kemana-mana. Tapi kuku yang terlepas harus dipotong karena jika tidak dipotong akan melukai kulit dibawah kuku yang sedang berdarah-darah. Ini pengalaman pertama kali dalam hidupku kuku jempol kaki terlepas. 😭


Tidak Ada Dokter di Hari Minggu

Dokter perempuan
Dokter yang menanganiku mirip difoto ini.
dok : Pixabay

Sialnya lagi kuku lepas terjadi di hari Minggu, saat dokter di klinik tidak ada. Sedangkan perawat tidak bisa menangani kasusku karena diluar SOP-nya. Selain itu betadine yang tersedia di rumah sudah expired dan aku hanya dirumah berdua dengan si kecil.

Akhirnya aku memberanikan diri memotong kuku yang terlepas sambil menumpahkan air mata sederas-derasnya. Kemudian luka dibersihkan dengan alkohol dan ditutup menggunakan kassa steril. Sampai sekarang rasanya jempol kakiku masih berdenyut saat membayangkan kejadian kuku kaki terlepas.


Konsultasi Online Terus ke Klinik

Konsultasi online. Dok : tripzilla.id

Setelah rasa shock agak reda, aku mencoba berkonsultasi online dengan dokter melalui Halodoc. Nah dari konsultasi tersebut dokter tetap menyarankanku untuk ke klinik. Akhirnya hari Senin aku datang ke klinik pagi-pagi dengan harapan segera ditangani dokter. Sayang sekali dokter umum saat itu tidak mau menangani luka (entah karena bukan kompetensinya atau gimana, pokoknya perawat sudah memberitahukan bahwa dokter yang jaga pagi itu tidak mau menangani kasusku) dan aku akhirnya disuruh datang lagi sore hari demi bertemu dokter lainnya. Ingin menangis sekaligus kesal tapi bagaimana lagi aku butuh dokter.


Kembali ke Klinik di Sore Hari

Klinik kesehatan
Dok : doctortool

Sore hari aku kembali ke klinik dan beruntung sekali dokter muda yang aku temui bisa menangani kasusku. Sambil menyiapkan peralatan, dokter mulai berbincang denganku.

" Ini kejadiannya kapan?", tanya dokter muda yang ternyata berdinas di RS Panti Rini. 

"Kemarin dok, tapi kan aku ga bisa langsung ke klinik. Hari Minggu kan gak ada dokter", jawabku sambil merinding melirik jarum suntik.

" Sebenarnya pas habis kejadian bisa langsung dibawa ke UGD rumah sakit loh. Punya BPJS kan?", kembali dokter muda itu bertanya.

" Punya BPJS kok Dok. Owalah kirain gak bisa, padahal aku nunggu klinik buka. Tapi ya gimana Dok, aku cuma sama si kecil kalo ke RS nanti kasian dia," jawabku sambil menunjuk si kecil yang sibuk memperhatikan peralatan di ruang dokter. 

"Wis gak apa-apa yang penting sekarang sudah di klinik untuk ditangani", jelas dokter itu menenangkan. 

Sejujurnya aku memang tidak tau kalau kejadian seperti kuku lepas ini masuk ke dalam kategori gawat darurat yang bisa ditangani oleh UGD rumah sakit. 

Kalau aku tahu, mungkin aku sudah masuk UGD malam itu dan tidak usah merasakan semalam bersama jempol kaki yang berdenyut.πŸ˜… 

Oke habis ini mari kita mempelajari kriteria gawat darurat yang bisa dicover BPJS. 


Menahan Sakitnya Disuntik

Alat suntik yang membuatku merinding ketakutan
Alat suntik yang bikin merinding
Dok : pixabay

Aku memejamkan mata sambil menahan sakitnya jarum suntik yang menembus kulit jempol kaki. Jarum suntiknya tentu lebih besar dari jarum suntik biasa. Saat aku meringis kesakitan, si kecil sempat ikut menangis. Tapi aku jelaskan bahwa dokter tidak menyakitiku, justru dengan cara seperti ini supaya jempol kakiku segera sembuh.


Luka Dibersihkan dan Sisa Kuku Dipotong

Jari kaki diperban
Jempol kakiku akhirnya diperban seperti foto ini.
Dok : detik.com

Menurut Alodokter, ekstraksi kuku atau Avulsi kuku merupakan tindakan bedah ringan yang dilakukan dokter. Oleh karena itu dokte perlu memeriksa luka lebih dulu sebelum melakukan tindakan bedah ringan.

Namanya bedah ringan pasti dibius ya. Nah setelah dibius, luka dibersihkan dengan cairan infus. Kemudian sisa kuku yang belum terlepas segera dipotong. Luka kemudian dikompres dengan kassa steril yang sudah dibasahi dengan cairan infus. Kemudian luka dibalut lagi dengan kassa steril + perban dan tidak boleh kena air. Selain itu aku diberikan obat pereda rasa sakit seperti asam mefenamat.


Pergantian Perban Oleh Dokter

Dokter melalukan tindakan medis dan membersihkan luka pada kuku kaki yang lepas
Dok : Alodokter

Penggantian perban harus dilakukan oleh dokter dalam minggu-minggu pertama pasca bedah ringan. Jadi 3 hari sekali aku selalu mengunjungi klinik di jam untuk bertemu dokter yang sama. Pada minggu selanjutnya, setelah perkembang lukannya cukup baik dan tidak bernanah, maka kontrol bisa dilakukan lima hari sekali.  

Saat kontrol terakhir, luka sudah mulai kering dan aku merasakan gatal di sekitar jempol kaki. Dokter memberi kabar baik bahwa gatal-gatal itu pertanda cikal bakal kuku sudah mulai terbentuk jadi tidak boleh digaruk. 


Diberikan Salep Antibiotik

Salep antibiotik untuk kuku lepas
Salep antibiotik untuk luka (akibat kuku terlepas) yang diberikan dokter.
Dokumen pribadi


Setelah luka kering, perawatan bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Dokter memberikan salep antibiotik untuk kuku lepas bernama Gentamicin Sulfate 0,1 %. Salep ini termasuk obat generik dengan lambang merah yang berarti obat keras, pembeliannya harus dengan resep dokter dan penggunaanya sesuai dengan saran dokter. 


Kuku yang Lepas Bisa Tumbuh Lagi

Kaki dengan kuku yang sehat
Kuku kaki itu punya peran penting. 
Dok : pixabay

Hal yang paling sering ditanyakan saat kuku lepas adalah berapa lama kuku akan tumbuh lagi? 

Nah menurut dokter yang merawatku, kuku yang lepas bisa tumbuh kira-kira 6 bulan sejak kita merasakan gatal-gatal di sekitar kuku yang lepas. Tapi kuku akan tumbuh lebih cepat dari perkiraan jika kita mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi. 

Pertumbuhan Kuku Lebih Cepat dari Perkiraan

Aku sangat bersyukur kuku jempol kakiku tumbuh lebih cepat dari perkiraan dokter. Dari pengalamanku tadi jika terjadi kuku lepas, sebaiknya segera kunjungi dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Pokoknya jangan lelah untuk mengikuti saran dokter dan telaten merawat luka pasca kuku lepas ya. Dan jangan lupa jaga kuku baik-baik karena kalau kehilangan baru terasa sakitnya πŸ’” 

Apakah teman-teman punya pengalaman kuku lepas seperti aku? Kalau iya, bisa sharing di kolom komentar ya.😊

Niken Nawangsari
Ibu rumah tangga yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di bidang ekonomi, tinggal di Yogyakarta, suka nulis tentang lifestyle, sejarah, beauty dan traveling. Kadang suka masak kalau lagi good mood. Suka didemo 2 ekor kucing, karena kucing adalah bagian dari kehidupan

Related Posts

39 komentar

  1. pasti sakita ya mbak, aku pernah kuku kakiku cantengan , bernanah dan hrs dicabut. itu semalaman sebelm ke dokter sampai gak bs tidur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sakit banget mbak 😭 sakitnya sampai ke ubun-ubun. Sekarang aja kalo inget masih kayak kerasa sakitnya πŸ˜…

      Hapus
  2. wahh ternyata kategorinya bisa dibawa ke UGD, saya baru tau lho ini mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak, aku juga baru tau kalo kategorinya gawat darurat setelah dikasih tau dokter kok. Tapi kalo bisa jangan sampe deh kuku lepas karena kecelakaan, soalnya sakitnya sampe ke ubun-ubun.

      Hapus
  3. Ya ampun.. Ngeri banget bayanhin kuku yang lepas. Saya juga pernah, tapi di kelingking kaki. Kejadiannya udah lama banget. Alhamdulillahnya waktu itu no drama sih karena gak sampe yang berdarah2 dan nangis bombay.
    Sekaramg kuku kaki kelingkingku itu udah tumbuh lagi tapi menghitam dan tebal banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan dibayangin Mbak, nanti ngilu sendiri hehe

      Hapus
  4. Wkwkkwkw sama banget kayak anakku mba. Kak Nisa baru umur 2 tahunan aku ajak ke masjid tus tangannya ke jepit pintu masjid mana pintunya gede banget lagi. Dia njerit dan langsung kubawa ke rumah, sampe dirumah nangisnya udah rada pelan Nhaa giliran aku nih yg nangis karena kuku mungilnya lepas ga tega aja aku tus telfon suami suruh tenang gt nanti akan tumbuh lagi. Alhamdulillah ga sampe sebulan tumbuh lagi dgn mulus tanpa saya bawa ke dokter πŸ˜…πŸ™ˆ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya Mbak kalo Kak Nisa ga sampe harus dibawa ke dokter segala, tidak perlu merasakan suntikan bius untuk kaki yang jarumnya lebih besar dari suntikan biasa.

      Hapus
  5. Woaa info penting ini, jadi kejadian kuku copot bisa ke UGD ya Mak. Semoga cepet numbuh lagi kukunya Mak, sakit banget bayanginnya, huhu, get well soon :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak, pokoknya kegawat daruratan menurut BPJS harus sering-sering kita baca biar ga kejadian kayak aku. Alhamdulillah sekarang udah sembuh dan sudah normal lagi kok Mbak kukunya. Thanks ya Mak

      Hapus
  6. Aduh mba gimana keadaannya sekarang. Aduh aku ga kuat ini bacanya. Ngeri. Untung aku ga jadi dokter ya. Soalnya aku ga kuat lihat darah aja atau kasus kayak gini.

    Aku baru tahu kalau kuku lepas termasuk gawat darurat ya dan bisa pake BPJS. Mba pasti kesel banget ya waktu pertama ke dokter pagi tapi disuruh pulang lagi, udah kesel terus nahan sakit lagi ya. Kebayang ama aku rasanya itu. Sehat-sehat ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah keadaanya sudah normal kok Mbak, cuma pas nulis ini rasanya masih inget sakitnya kuku lepas.

      Terima kasih ya Mbak, semoga Mbak juga sehat selalu.

      Hapus
  7. Huaa ngilu membacanya, Mak.

    Kuku kakiku pernah lepas waktu masih SD. Orang tuaku gak tahu lho padahal kami serumah wkwkwk.

    Jadi kan dulu ada cobek2 bumbu dari batu, nah alat tumbuknya mayan berat ya. Lupa kupegang untuk apa, tetiba jatuh pas di jempol kaki dong.

    Sakiiit minta ampun. Kuku kaki gak langsung lepas jadi, warna kuku berubah pelan2 dulu, kayaknya karena pendarahan dalam ya. Cuma kuobati sama minyak tawon terus hingga berbulan2 kemudian kukunya lepas dan berganti kuku baru.

    Saya gak nangis walau nyut2nya minta ampyun. Nah kebayang yang langsung setengah tercabut kayak kuku Mak Niken itu, suakitnya pasti lebih lagi daripada yang pernah kurasakan.

    Semoga sudah gak nyut2 lagi ya, Mak. Alhamdulillah akhirnya ditangani dokter walau sebelumnya sempat ada drama ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh cobek2 apa ya bahasa Indonesianya wkwkwk ....

      Ulekan itu Mak. Yang bahannya batu asli.

      Hapus
    2. Iya mak alhamdulillah sekarang kukuku udah tumbuh normal seperti sebelumnya kok.

      Wah bapakku juga pernah tuh kukunya kejatuhan benda berat, jadi hitam-hitam gitu Mbak akhirnya.

      Kuku tetap harus kita jaga ya Mbak karena kalo kenapa-kenapa sakitnya nyut-nyutan sampe ubun-ubun rasanya.

      Hapus
  8. Duh, ngilu banget ngerasain kuku jempol yang copot. Untung cepat tumbuhnya ya mba. Aku pun pernah ngalami kukuku ketiban pot, trus jadi item gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak untung tumbuhnya cepet soalnya waktu jempol ga ada kukunya tuh aku jadi merasa ringkih banget. Takut jempol kegores dan berdarah lagi.

      Aduh aku ga bisa ngerasin ngilunya kejatuhan pot nih mbak

      Hapus
  9. Hadeuh ikutan cenat cenut mbak bacanya hehe
    Adikku dulu pernah mengalami copot kuku juga tapi sama dokter sih gara2 cantengen hehehe :P
    Owalah jd bisa ditangani di IGD ya? Dan bisa pakai BPJS pula.
    Noted, nih jadi pengetahuan supaya gak panik kalau mengalami kejadian serupa walau ya gak ngarep hehe
    TFS mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya kalo bisa jangan sampe mengalami kuku jempol lepas paksa kayak aku deh mbak, sakitnya tak terlupakanπŸ˜….

      Iya kata dokter bisa ditangani langsung di IGD cuma jangan lebih dari 24 jam sejak kejadian aja tuh masuk IGD nya biar bisa pake BPJS

      Hapus
  10. Membayangkannya saja saya sudah ngilu Mba. Kebayang dulu saya pun pernah mengalami hal yang sama itu meriangnya sampai seminggu deh. semoga lekas sembuh ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sudah sembuh kok Mbak 😁
      Iya ngilu banget bayanginnya, pas saya nulis ini sampai lirik-lirik kuku kaki πŸ˜‚

      Hapus
  11. Waduh, aku ngilu deh bacanya. Etapi, aku baru aja sembuh nih dari kuku jempol kaki kanan yang juga bermasalah. Kayaknya kukunya mau lepas nih. Tapi sakitnya udah hilang. Pas sakitnya aku tahan banget. Gak mau ke dokter atau ke klinik. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak ngerasa sakit sebenarnya ga masalah kali ya mbak, lagian sekarang bisa konsul online ke dokter juga kan.

      Hapus
  12. Ya ampuuun mba aku kebayaang ngilunya sampai ubun - ubuuun huhu. Memang harusnya ditangani segera supaya tidak infeksi yaa mbaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak harus segera ditangani soalnya takut infeksi

      Hapus
  13. Duhhh ngilunyaaaaaaa. Gak kebayang. Kuku sakit sedikit saja akibat kependekan motongnya udah syedepppp banget nyerinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya apalagi sampe lepas kan nangis ya Mbak hehe

      Hapus
  14. Ya Allah, aku ngilu bacanya Mbak, terbayang sakitnya huhu...Alhamdulillah cepat pulih dan kuku kaki tumbuh lebih cepat ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak alhamdulillah sudah kembali normal kukunya nih, sekarang tinggal dijaga baik-baik biar bisa dikasih cat kuku lagi. Hehe

      Hapus
  15. Pernah ngalamin kuku lepas gara-gara pas naik motor nyerempet trotoar, Mbak. Waktu kuliah tuh sekitar 20 tahun lalu. Karena nggak tahu cara ngobatin sendiri akhirnya ke UGD RS deket rumah. Langsung ditangani. Alhamdulillah nggak lama juga sembuhnya. Tapi sekarang kalau inget juga masih ngilu hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kan sama ya Mbak walau kejadiaannya udah lama kalo ngebayangin masih ngilu aja. Untung waktu itu mbak Alfa langsung ditangani dokter ya.

      Hapus
  16. sebenarnya dan sejujurnya aku ngilu dengernya dan juga untung gambarnya nggak kelihatan banget seperti itu namanya kuku ya apalagi habis kecelakaan gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto kuku lepas aslinya udah aku hapus mbak dari galeri hp. Soalnya aku sendiri takut liat foto-foto luka kayak gitu apalagi ada darah berceceran. Nah pas bikin tulisan ini aku pakai foto-foto lain aja yang lebih enak dilihat. Hehe

      Hapus
  17. Ya Allah, Mbak, ngilu banget sih bacanya. Huhuhu. Nggak kebayang akutu harus berpisah sama kuku jempol. Pasti sakitnya luar biasa deh. Dulu almh ibuku sering kukunya copot gitu, sampai meriang saking sakitnya.

    Alhamdulillah sekarang kukunya Mbak sudah tumbuh lagi, ya. Sehat selalu ya, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah terima kasih ya mbak, semoga mbak juga sehat-sehat selalu dan ga usah mengalami kuku lepas kayak aku soalnya sakitnya minta ampun 😁

      Hapus
  18. Kak Niken, syafakillahu..
    Semoga lekas sehat dan dimudahkan segala aktivitasnya.

    Aku juga punya masalah dengan kuku kaki kiri sebenernya, kak Niken.
    Kukuku bisa gak nempel ke kulit gituloo..sebagian.
    Jadi kadang kalau keseringan cuci kaki (ini kebiasaan aku) suka gateeell...

    Kata mas, disaranin untuk operasi, biar tumbuhnya lebih bagus.
    Tapi kan denger kata operasi aja udah merinding gitu...heuheu~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hatur nuhun teh Lendy doanya, semoga teh Lendy juga sehat selalu ya.

      Sebenarnya kalau ga terasa sakit dan mengganggu aktifitas kita sih ga masalah ya Teh kukunya. Cuma kalau ganggu ya mending operasi aja, ga sakit kok kan dibius hehe.

      Hapus
  19. Aku ada pengalaman serupa mbak. Waktu itu cuma aku kasih alkohol lalu diperban. Arrrgghhh sakit buwanget waktu itu. Ini nulis komen juga sambil nyengir ngilu karena terbayang sakitnya. Selain itu, saya juga pernah cantengan yang bikin sampe susah jalan. Nggak ke dokter sih. Saya rendam air anget, lalu saya coba potong dan cabut sendiri bagian yang menusuk ke dalem. Hadeeehhh repotnyaaa kala itu.

    BalasHapus
  20. Ya ampun mbaaa aku ngilu banget pas baca ini. Kuku kejatuhan suatu benda aja sakitnya sampe ke ubun-ubun, ini sampe harus lepas gitu huhuhuuu...
    Alhamdulillah sudah bisa ditangani dengan baik ya mba walaupun terlewat ga langsung ke UGD.

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email