3 Hal Ini Membuatku Malas Checkout di Shopee

Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Asia Tenggara
Edited using canva. 

Shopee menjadi marketplace favoritku sejak pandemi.Beli barang apapun mulai dari yang receh seperti kaos kaki sampai elektronik rumah tangga pasti di Shopee. Namun akhir-akhir ini banyak kejadian yang cukup membuatku kecewa dengan marketplace kesayangan ini. 

3 Hal Ini Membuatku Akhirnya Malas Checkout di Shopee

Kekecewaan dengan marketplace kesayangan berwarna orange ini diantaranya, 

Sejak #Shopeetindaskurir Trending di Twitter

Beberapa bulan yang lalu hastag ini trending di twitter dan berhasil membuatku seperti menelan buah simalakama sebagai member platinum Shopee. Belanja dengan harga murah dan dikasih gratis ongkos kirim memang terlihat menggiurkan. Tetapi kadang kita lupa saat berbelanja online ada jasa seorang kurir yang harus dibayar sesuai dengan resiko pekerjaanya. 

Kalau belanja terus di marketplace ini kok nggak tega sama kurir, tapi kalau pindah kok barang-barang di Shopee sepertinya lebih murah dan banyak memberikan gratis ongkir. Pusing kan?

Tidak Ada Pilihan Jasa Ekspedisi

Aku agak lupa sejak kapan Shopee tidak lagi memberikan pilihan jasa ekspedisi, tapi seingatku jika alamat paket berdomisili di Jabodetabek biasanya lebih sering pakai Shopee Ekspress. Sejak adanya Shopee Ekspress, kelihatan sekali Shopee ingin mendominasi untuk jasa pengiriman. (Mungkin terinspirasi dari Lazada yang punya jasa pengiriman sendiri) 

Tidak adanya pilihan jasa kirim paket ini membuatku “manut” saja dengan jasa ekspedisi yang tertera setelah check out barang. Pokoknya kalau sudah selesai bayar, tinggal untung-untungan dapat jasa ekspedisi apa. 

Kejadian yang bikin aku kecewa berat dengan tidak adanya pilihan jasa ekspedisi adalah saat belanja 8.8 kemarin. Ceritanya aku beli masker anak dari Jakarta, seller mengemas barang selama 2 hari kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi J&T. Kemudian tertulis estimasi barang akan sampai rumah maksimal tanggal 14 Agustus. 

Paketku hanya berputar-putar.


Biasanya kalau aku belanja barang dari Jakarta ke Cikarang itu 1-2 hari saja udah sampai. Namun update yang aku terima, barang tersebut justru sampai ke Gudang Cirebon padahal alamatku sudah jelas di Cikarang. Oke mungkin human error, aku masih bisa sabar menunggu sampai tanggal 14. 

Setelah jalan-jalan sampai Cirebon, barang kembali ke Jakarta namun kembali lagi jalan-jalan ke Bandar Lampung di tanggal 13. Human error again? Kebangetan! Pokoknya sampai tanggal 14 tidak ada barang yang aku terima.  

Akhirnya aku mengajukan pengembalian ke Shopee namun ditolak oleh seller dengan alasan sudah mengirimkan barang. Tapi pengembalian dana akhirnya disetujui tanggal 19 Agustus 2021 oleh Shopee setelah tidak ada tanggapan dari pihak J&T.

Akhirnya ada pengembalian dana dari Shopee atas paket yang tidak sampai rumah. 

Mungkin kalau Shopee memberikan pilihan jasa kirim, aku akan memilih jasa ekspedisi lain yang lebih professional. Rasanya jadi males aja mau belanja di Shopee, takut nanti dapat jasa ekspedisi yang barangnya diputer-puterin dulu.

Oh iya kemarin waktu di DM lewat twitter, Shopee sempat memberitahu bahwa kita bisa mengganti jasa ekspedisi setelah check out tapi aku belum pernah mencobanya. Udah terlanjur males~

Biaya Top Up Shopeepay

Kalau tidak salah sejak bulan Juli Shopee mulai memperlakukan adanya biaya top up Shopeepay. Walaupun nominalnya hanya 500 rupiah, tapi bikin semakin males aja soalnya kadang aku top up berkali-kali. Kalau salah hitungan kan bisa rugi. 

Jadi sejak bulan Juli aku harus lebih cermat jika akan berbelanja di Shopee, mulai dari menghitung belanjaan dan biaya top up dihitung dengan cermat supaya tidak menyisakan uang terlalu banyak di Shopeepay. 


Setelah menelan beberapa kekecewaan seperti yang aku tuliskan diatas, udah saatnya untuk bermalas-malasan checkout di Shopee. Lagian sekarang belanja di tanggal kembar sudah tidak seantusias dulu. Atau mungkin ini saat yang tepat untuk berhemat dan mengucapkan sayonara kepada Shopee? Who knows~

Niken Nawang Sari
Mom & Housewife, sementara ini tinggal di planet Cikarang. Suka baca buku berbau sejarah dan nulis random. Kadang suka masak kalau lagi moodnya bagus dan sering didemo para kucing orens.

Related Posts

Posting Komentar