Kemeriahan Pembukaan LKS SMK 2019 di Yogyakarta


Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sekjen Kemdikbud resmi membuka LKS SMK XXVII. Dokpri

Yogyakarta sebagai kota pendidikan, tentu namanya sudah tidak asing lagi bagi  para pelajar. Tahun ini Yogyakarta bahkan ditunjuk sebagai tuan rumah dalam Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019.
Banner LKS SMK 2019. Dokpri

Suasana di Sportorium UMY sebelum pembukaan LKS SMK 2019 dimulai. Dokpri

Pada tanggal 8 Juli 2019, pembukaan Kompetisi LKS 2019 dihelat secara meriah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam acara pembukaan ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur pembinaan SMK, Sekjen Kemdikbud dan berbagai pejabat terkait. LKS sebagai ajang kompetisi bagi para siswa SMK juga diikuti oleh 34 kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara itu ada 32 kategori lomba berskala nasional yang disajikan selama acar LKS SMK 2019 berlangsung. Beberapa tempat yang digunakan untuk lomba yaitu JEC (Jogja Expo Center), Fakultas Teknik Universitas  Negeri Yogyakarta, SMK 6 Yogyakarta dan Grand Dafam. Semua informasi tentang Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019 ini juga bisa dilihat di akun media sosial Dikdasmen Kemdikbud seperti instagram dan twitter @DikdasmenDikbud .
Flyer LKS. Sumber : Dikdasmen Kemdikbud

Suasana di dalam Sportorium UMY saat pembukaan. Dokpri

Sebelum memasuki acara pembukaan, para kontingen diarahkan untuk memasuki Sportorium UMY dan menduduki tempat sesuai dengan nama asal daerahnya masing-masing. Sementara itu, penampilan orkes tiup dari SMK N 2 Kasihan Bantul menemani para kontingen yang sudah memasuki ruangan. Orkes tiup tidak hanya menyanyikan lagu berbahasa Indonesia, tetapi menyanyikan lagu daerah.  Hal ini dilakukan sebagai bagian dari menyambut tamu luar daerah yang hadir di Sportorium UMY.

Penampilan kontingen dari DIY saat parade. Dokpri
Perkenalan para kontingen dari 34 provinsi di Indonesia dilakukan dengan cara parade. Parade ini menampilkan pakaian adat masing-masing daerah yang diikuti dengan pemakaian batik khas setiap provinsi oleh para kontingen. Misalnya kontingen laki-laki dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggunakan pakaian adat lengkap dengan blangkonnya. Kemudian diiringi oleh teman-temannya yang menggunakan batik khas Jogja. Kalau kontingen laki-laki dari Jawa Barat malah menggunakan ikat kepala khas, seperti yang sering dipakai Kang Emil.

Tarian Sang Mataram. Dokpri

Setelah parade selesai, disajikan tarian Sang Mataram yang menggambarkan sosok Sultan Agung sang pahlawan nasional dari Yogyakarta yang gigih melawan VOC di Batavia. Sebelum acara inti dimulai, dinyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza oleh seluruh hadirin untuk mengingatkan kita bahwa kita satu Indonesia.

Pembukaan LKS SMK 2019

"LKS SMK ini merupakan ajang tahunan, dari ajang ini Kemendikbud jadi tau sejauh mana kompetensi yang dimiliki para siswa SMK", jelas Dr.Ir M Bakrun, MM selaku  Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud pada saat membacakan laporan pembukaan LKS 2019 . Tidak lupa beliau berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung acara LKS 2019. Dalam kegiatan kompetisi siswa SMK ini juga diadakan pameran produk dari 34 provinsi, job matching, workshop dan sertifikasi profesi.
Sambutan dari Sekjen Kemdikbud, Didi Suhardi Ph.d (Dokpri)

Selanjutnya sambutan dari Menteri Pendidikan yang diwakili oleh Didi Suhardi Ph.d selaku Sekjen Kemdikbud. Berbagai evaluasi harus dilakukan agar siswa siswi SMK bisa bersaing dalam menyonsong era Industri 4.0 ini, salah satunya evaluasi jurusan. "misalnya jurusan administrasi, semua anak bisa mengisi pekerjaan tersebut termasuk dari SMA. Jadi sudah tidak perlu lagi SMK memiliki jurusan administrasi, lebih baik dibuka jurusan lain yang lebih dibutuhkan di dunia kerja ,"tambahnya saat melakukan sambutan.

Sambutan terakhir dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang kurang lebih berisi bahwa Pemda DIY sangat mengapresiasi acara ini dan mendukung sepenuhnya LKS 2019. Selain itu, beberapa manfaat dari acara LKS sudah dibuktikan dengan membawa dampak positif bagi siswa SMK untuk berkompetisi di ajang internasional. Acara resmi dibuka oleh Sri Sultan dengan membunyikan Kenong bersama Sekjen Kemdikbud RI.
Siswa siswi SMK yang akan menerima penyerahan sertifikat uji kompetensi secara simbolis. Dokpri

Setelah acara resmi dibuka, ada penyerahan sertifikat secara simbolis kepada beberapa siwa siswi SMK yang telah melakukan uji kompetensi sesuai bidangnya. Nah uji kompetensi siswa siswi SMK ini dilakukan oleh lembaga penguji yang kompeten yaitu LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang diakui oleh  BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Penampilan Brisia Jodie saat menyanyikan lagu berjudul Tanah Airku. Dokpri

Kemeriahan pembukaan LKS 2019 setelah acara ramah tamah terasa semakin meriah dengan kehadiran penyanyi asal Yogyakarta, Brisia Jodie.
Para kontingen terlihat semakin antusias dengan finalis Indonesian Idol tahun 2018 ini apalagi saat Brisia Jodie mengajak salah satu kontingen untuk bernyanyi bersama. Tidak lupa Brisia Jodie juga berpesan kepada para kontingen untuk terus berkarya. Acara pembukaan LKS SMK 2019 kemudian ditutup dengan Orkes Tiup SMK N 2 Kasihan, Bantul yang menyanyikan lagu daerah untuk menemani para kontingen bersantap siang.

Author

Niken Nawang Sari Niken Nawang Sari From history, we learn. Cause writing is healing.

1 comment

  1. Aku baru tahu lho mbak... Kalau anak SMK punya event sekeren ini...hebat-hebat ternyata.. Salut sama mereka..

    ReplyDelete

Post a Comment

Keep in touch

Member of

Blogger Perempuan Kumpulan Emak-emak Blogger
Kompasianer Joga
Kompasianer Joga