Featured Slider

Pengalaman Menginap di Greenotel Cilegon Bersama Keluarga

Pengalaman menginap di Greenotel Cilegon
Pengalaman menginap di Greenotel Cilegon. Dokumen pribadi

Greenotel Cilegon merupakan hotel bintang 3 yang terletak di jantung kota Cilegon. Greenotel menawarkan pengalaman menginap di Cilegon, dengan keindahan pemandangan alam dan memberikan pengalaman seru melalui Cilegon Green Waterpark. Yup, benar sekali hotel ini jadi satu kompleks dengan waterpark.

Lebaran tahun ini kami tidak mudik, namun memutuskan untuk main ke tempat saudara di Cilegon sekaligus staycation. Persiapan untuk traveling ke Cilegon sudah dirancang sejak pertengahan bulan puasa, termasuk memilih tempat untuk menginap yang krusial banget.

Pada awalnya aku bingung memilih antara Greenotel Cilegon atau Amaris Cilegon dikarenakan keduanya cocok dengan budget kami. Namun akhirnya Kanjeng Papi menyarankan Greenotel untuk menginap di Cilegon karena menawarkan kamar yang lebih luas dan terdapat kolam renang sekaligus Waterpark. 

Saat diberi tahu akan menginap di Greenotel Cilegon si kecil sangat antusias. Dia sangat penasaran untuk bermain air di waterparknya. 

Setelah cek perbandingan harga kamar Greenotel di beberapa aplikasi travel, aku memutuskan untuk booking langsung melalui whatsapp Greenotel karena harganya sedikit lebih murah.

Pengalaman Menginap di Greenotel Cilegon

Lobby Greenotel Cilegon dengan konsep Go Green
Kanjeng Papi duduk di Lobby Greenotel Cilegon. Dokumen pribadi

Pertama kali menginjakkan kaki di Greenotel Cilegon, pemandangan mata akan disambut dengan interior unik. Hotel ini mengusung konsep Go Green, jadi tidak heran jika banyak menggunakan bahan yang ramah lingkungan seperti berbagai macam potongan kayu, batok kelapa dan kerang.

Greenotel terlekat di kompleks Green Cilegon Megablock, Jalan Ahmad Yani no 33-34 Cibeber, kecamatan Cibeber, kota Cilegon, Banten. Hotel ini tuh nggak jauh dari Cilegon Center Mall, pusat kuliner PCI, dan kawasan industri. Bahkan hotel ini bisa dikatakan hotel terdekat dari gerbang tol Cilegon Timur. Waktu kami keluar dari gerbang tol Cilegon timur, nggak sampai 10 menit sudah sampai di depan Greenotel.

Untuk menuju Greenotel bisa menggunakan kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil, bisa parkir di sekitar depan hotel. Untuk parkir tamu Greenotel ini gratis ya. Resepsionis hotel akan memberikan tanda tertentu yang harus ditunjukkan kepada petugas parkir saat keluar masuk kompleks Green Cilegon Megablock.

Jam Check in - Check Out

Oh iya, jam check-in Greenotel sebenarnya pukul 14.00, tetapi saat kami tiba menjelang pukul 14.00 resepsionis langsung menawarkan untuk check in tanpa menunggu jam 2 tepat. Untuk cek ini diminta deposit sebesar Rp 50.000.

Untuk jam check out Greenotel pukul 12.00, kalau lebih dari waktu cek out akan dikenakan biaya tambahan.

Metode Pembayaran

Sebelumnya kami sudah melalukan DP hotel pada H-1 (tanggal 1 Mei) melalui transfer antar bank. Nah pelunasannya kami lakukan di hotel pada keesokan harinya, sekaligus memberikan uang deposit menggunakan metode scan QR. Bukti scan QR ini harus disimpan, karena akan digunakan untuk mengambil uang deposit saat check out.

Kamar Superior Queen yang Nyaman

Kamar type Superior Queen Greenotel dengan view waterpark
Kamar type Superior Queen.
Dok : Greenotel Cilegon

Greenotel memiliki 91 kamar yang terdiri dari 88 kamar Superior dan 3 kamar deluxe. Dengan harga Rp 375.000 di hari lebaran, kami mendapatkan kamar Superior Queen tanpa sarapan yang menghadap ke Waterpark di lantai 2. Luas kamarnya tuh 19,7 m² cocok untuk keluarga kecil seperti kami yang terdiri dari ayah, ibu dan 1 anak balita.

Kamar Superior Queen tempat kami menginap
Kondisi Kamar kami saat bangun tidur. Dokpri


Untuk fasilitas kamar dari Greenotel ini lumayan lengkap. Amenitiesnya terdiri dari coffe/tea maker, gelas, essentially kit (sabun, shampoo, sikat gigi) tv cable, handuk dua buah dan sandal hotel dua pasang. Selain itu terdapat fasilitas air hangat untuk mandi yang cocok digunakan saat cuaca mulai dingin.

Kamar mandi dari kamar Superior Queen Greenotel
Kamar mandi. Dokpri


Ada Teh Tong Tji dan Kopi Nescafe classic

Satu hal kecil yang membuat kami semakin nyaman menginap di kamar Greenotel yaitu disediakan teh tong tji melati dan nescafe classic di dekat coffe maker. Merk teh dan kopi ini adalah favorit kami di rumah, jadi menginap di Greenotel terasa nyaman seperti di rumah. 

Pemandangan dari kamar Superior Queen
Pemandangan waterpark dari Kamar kami, cocok buat minum teh/kopi hangat di dekat jendela. Dokpri


Apalagi waktu hujan di sore hari, kami bisa minum teh/kopi hangat sekaligus menikmati pemandangan lewat jendela.

Kamar Sebelah Sangat Gaduh

Tapi ada satu hal yang membuat agak kesal menjelang tidur yaitu kegaduhan di kamar sebelah. Kalau cuma suara sih masih mending ya, ini gaduhnya seperti ngetuk-ngetuk tembok dengan benda tumpul. Tembok yang diketuk ini pas di belakang tempat tidur kami jadi sangat mengganggu. 

Dikarenakan sudah terlalu capek perjalan dari Cikarang ke rumah saudara, akhirnya kami tertidur dengan membesarkan volume suara TV supaya tidak terganggu sama kegaduhan di kamar sebelah. πŸ˜…


Bermain Air di Cilegon Green Waterpark

Kolam renang anak dan wahana bermain di Cilegon Green Waterpark
Kolam renang anak di Cilegon Green Waterpark. Dokumen pribadi


Keesokan harinya si kecil sudah tidak sabar untuk berenang padahal matahari saja masih malu-malu menampakkan dirinya. Kemudian kami bertiga jalan-jalan saja di sekitar hotel sekaligus mencari sarapan.

Namun karena lebaran, tidak ada tempat sarapan yang buka. Harusnya kemarin booking kamar yang sekalian breakfast aja. Tapi yawis terlanjur, akhirnya sarapannya beli online saja yang gampang. 

Setelah sarapan, si kecil baru main ke Waterpark bersama Kanjeng Papi. Sementara itu, aku menunggu mereka di tepian saja soalnya aku tidak suka bermain air. 

Harga Tiket Masuk Cilegon Green Waterpark

Menurut informasi dari resepsionis Greenotel Cilegon, harga tiket masuk waterpark dibanderol sebesar Rp 40.000 rupiah per orang pada hari lebaran. Untuk anak usia dibawah 2 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis.

Nah untuk tamu Greenotel, masuk waterpark tuh gratis. Bahkan sudah banyak anak-anak dari para tamu yang menginap di Greenotel bermain di waterpark dari pagi-pagi sekali.  

Si kecil terlihat sangat senang bermain air di waterpark. Dia sangat penasaran, kemudian mencoba berbagai macam wahana untuk anak-anak dan bermain busa di kiddy pool. Bahkan si kecil sampai mendapatkan teman baru untuk meluncur di salah satu wahana bermain. 

Kolam renang di Cilegon Green Waterpark ini ada beberapa macam. Ada kolam kiddy pool, kolam arus,kolam dewasa semi Olympic, ember tumpah, racing slide, body slide dan tube slide.

Semakin siang, pengunjung waterpark semakin ramai. Hal ini dikarenakan Waterpark baru dibuka setelah perbaikan selama bulan ramadan.

Tidak terasa si kecil sudah bermain air selama dua jam. Dengan kondisi yang semakin ramai, kami menyudahi bermain air dan kembali ke hotel untuk bersiap pulang.


Setelah mandi dan siap-siap untuk pulang, kami langsung check out di meja resepsionis. Nah saat check out ini  resepsionis akan meminta bukti pembayaran hotel, yang digunakan untuk mengembalikan uang deposit. 

Selain itu resepsionis akan menanyakan kesan menginap di Greenotel.  Proses check out ini tidak memakan waktu lama, paling cuma 5 menit saja. Oh iya saat aku menceritakan kegaduhan semalam, resepsionis meminta maaf atas ketidaknyamanannya.


Menginap di Greenotel Cilegon, Nyaman dan Menyenangkan

Menginap di Greenotel terasa nyaman dan menyenangkan. Kamarnya lumayan luas, fasilitasnya lengkap, harga ramah di kantong dan ada Waterparknya yang cocok buat main air.

Selain itu, pelayanan staff hotelnya ramah dan menyenangkan. Menurutku rating Greenotel di google maps udah sesuai dengan pelayanan yang aku dapatkan selama menginap di Greenotel.

Kalau untuk mengurangi suara gaduh yang ditimbulkan oleh tamu, mungkin itu kami pas apes aja ya. Tapi pihak Greenotel juga sudah meminta maaf dan mungkin kedepannya bisa menambah tingkat kedap suara di dalam kamar-kamarnya. Atau mengingatkan tamu supaya tidak ngetuk-ngetuk tembok saat di hotel? Who knows ya kan πŸ˜…

Terus gimana dong, mau menginap di Greenotel lagi atau tidak? Pasti jawabannya MAU dong karena Greenotel Cilegon memberikan kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan.

Kolaborasi Pentahelix, Langkah Strategis Untuk Atasi Kusta

 

Kolaborasi pentahelix merupakan langkah strategis untuk mengatasi kusta
Kolaborasi pentahelix, langkah strategis untuk mengatasi kusta. Dok : Canva

Pada tanggal 7 April 2022, kita memperingati hari kesehatan sedunia yang bertema " Hapuskan Stigma dan Diskriminasi Kusta". Ini adalah momen yang paling tepat untuk mengingatkan  masyarakat tentang pentingnya kesehatan.

Namun, seringkali kita lupa bahwa kusta masih ada di sekitar kita. Penyakit tropis ini seringkali terabaikan. Pemberitaan mengenai penyakit kusta bahkan dapat dikatakan sangat minim. Padahal Indonesia masih menempati peringkat ke 3 di dunia sebagai penyumbang penderita kusta, dengan jumlah 17.000 kasus per tahun. 

Selain itu, penderita kusta masih sering mengalami stigma negatif dan diskriminasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi pentahelix lintas sektor untuk mengatasi kusta sampai ke akar-akarnya.

Kusta, Penyakit Menular yang Paling Tidak Menular

Penjelasan tentang penyakit kusta oleh dokter Flora Spkk
dr. Flora menjelaskan tentang penyakit kusta. 


Menurut Alodokter Kusta atau lepra disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium leprae. Kusta adalah penyakit kronis yang menyerang jaringan kulit, syaraf tepi dan pernapasan. Kusta ditandai dengan mati rasa pada tungkai dan kaki, yang kemudian diikuti dengan munculnya lesi pada kulit. 

Menurut Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, Sp.KK, M.Kes, Dipl-STD HIV FINSDV - Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), kusta adalah penyakit menular yang paling tidak menular. 

Loh gimana maksudnya? Penularan kusta terjadi melalui kontak erat dengan penderita kusta yang belum diobati dalam jangka waktu yang lama. 

"kusta bisa menular apabila kontak erat dengan penderita kusta yang belum diobati. Ya kurang lebih kalau kontak eratnya selama 5 tahun. Kalau penderita kusta sudah berobat, ya nggak menular", papar dr. Flora dalam pebincangannya. 

Selain itu, penyakit kusta juga pasti bisa disembuhkan. Jika respon imun masih baik, penderita kusta dapat sembuh dalam waktu 6-9 bulan. Jika respon imunnya sudah tidak baik, tetap bisa sembuh dalam waktu sekitar 2 tahun, dengan catatan pengobatannya teratur dan sampai tuntas. 

Penderita kusta jika sudah minum obat, sudah tidak menjadi sumber penularan. Bahkan obatnya bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas seluruh Indonesia. 

Sampai saat ini belum ditemukan penelitian mengenai penularan kusta ke janin pada ibu hamil. 

Stigma dan diskriminasi terhadap penderita kusta yang terjadi di masyarakat terjadi karena minimnya pemberitaan di media. Oleh karena itu, menurut R Wisnu Saputra, S.H., S.I.Kom - Jurnalis/Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab. Bandung, kita harus menekankan kepada isu-isu kesehatan terutama fokus kepada penyandang disabilitas kusta. Selain itu, masyarakat juga harus aware dengan informasi yang beredar. Jangan sampai mendapatkan informasi yang salah tentang kusta, yang akhirnya mengakibatkan diskriminasi terhadap penderita kusta. 

"Masyarakat awam biasanya dapat informasi dari mulut ke mulut. Jadi harus cari info yang valid dulu sebelum di share", ujar R. Wisnu dalam pemaparannya. 


Cara yang Dapat Kita Lakukan Untuk Mengurangi Stigma dan Diskriminasi Penderita Kusta


Diagnosis Dini dan Pengobatan yang Tepat

Setelah mengetahui berbagai hal tentang penyakit kusta, diagnosis dini dan pengobatan yang tepat menjadi salah satu cara yang efektif untuk menanggulangi kusta. Sirkel terdekat harus mendukung penderita kusta untuk berobat ke tenaga medis profesional agar segera sembuh. 

dr Flora juga menambahkan bahwa penyakit kusta bukan hanya ranah dokter spkk, namun kolaborasi antara dokter umum, ahli kesehatan masyarakat dan perawat. 


Kolaborasi Pentahelix Lintas Sektor

Diskusi publik KBR mengenai kolaborasi pentahelix untuk mengatasi kusta
Diperlukan kolaborasi pentahelix untuk memberantas kusta. 

Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama dan sangat menyeluruh. Kesehatan tidak hanya meliputi kesehatan fisik, namun juga mental, sosial dan spiritual. 

Oleh karena itu diperlukan kolaborasi Pentahelix dari berbagai pihak lintas sektor. Seperti yang sudah dilakukan KBR untuk memberikan informasi yang benar tentang kusta kepada masyarakat melalui siarannya, yang menghadirkan dr. Flora dan R. Wisnu sebagai pembicara. 

Selain itu kerjasama lintas sektor ini juga diharapkan dapat mendorong penderita kusta untuk memeriksakan diri ke tenaga medis sekaligus mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita kusta. Seperti yang sudah dilakukan oleh bupati Pasuruan dengan membentuk program Surya Mas Jelita untuk mengendalikan sekaligus mengeliminasi penyakit kusta. 

Kerjasama yang melibatkan tokoh masyarakat dan agama juga sangat dibutuhkan untuk memberantas stigma negatif bagi penderita kusta, sekaligus mengendalikan penyebaran kusta di masyarakat. 






3 Rekomendasi Restoran Untuk Pesan Online di Cikarang Selatan

Sekarang kebanyakan restoran bisa dipesan secara online
Dok : canva

Saat ini rata-rata sebuah restoran pasti tergabung dalam aplikasi layanan pesan online karena memiliki banyak manfaat. Selain untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, restoran juga bisa meningkatkan penjualan. 

Sebagai ibu rumah tangga yang kadang-kadang kena sindrom males masak, restoran yang bisa dipesan secara online ini tentu sangat memudahkan. Apalagi kalau aplikasi layanan pesan antarnya sedang memberikan promo ditambah harga bahan pokok pada naik, ya udah auto gercep aja pesen makanan daripada masak sendiri. 

Nah selama tinggal di Cikarang Selatan, aku udah nyobain makanan dari beberapa restoran dibawah ini. 


3 Rekomendasi Restoran Untuk Pesan Online di Cikarang Selatan 


RM Padang Khairurrizqi

Masakan padang dari rumah makan padang yang letaknya nggak jauh-jauh amat dari rumah ini lumayan rekomended. Rasa bumbu padangnya lebih nendang dari yang lain dan harganya murah. 

Pertama kali membeli masakan padang di rumah makan padang Khairurrizqi ini pun karena resto tujuanku saat itu tutup. Awalnya sih nggak ada ekspektasi apa-apa karena rata-rata disini tuh nasi padang rasanya kurang nendang. Nah waktu nasi padangnya diantar gojek sampai rumah, tercium aroma rempah-rempah yang kuat. 

Nasinya juga masih panas, dibungkus dengan daun pisang, baru pakai kertas nasi. Jadi perpaduan nasi hangat, sambal ijo, gulai nangka, ikan kembung bakar dan wangi daun pisang yang kena nasi panas itu menggugah selera. Wis pokoknya tau-tau udah habis aja. 

Sekarang kalau lagi pengen masakan padang, pasti cek dulu ke RM Padang Khairurrizqi lewat aplikasi layanan pesan antar. 


Dapur Ikonyo

Dapur Ikonyo ini modelnya kayak penyetan. Sampai sekarang pun aku tidak tau apakah resto ini menyediakan layanan dine in atau tidak. Lha wong kalau disuruh kesana, aku tidak tau tempatnya. πŸ˜…

Pertama kali menemukan resto ini karena diskon di salah satu aplikasi layanan pesan antar. Sekali lagi aku tidak punya ekspektasi apa-apa waktu makanannya datang. Tapi saat mencoba ayam gorengnya yang empuk, rempah-rempahnya terasa dan sambalnya mantul, ya udah langsung masuk list resto favorit. 

Kelebihan dapur Ikonyo ini tuh makanannya selalu fresh. Jadi waktu sampai rumah, makanannya selalu masih hangat. Selain itu harganya juga terjangkau banget. Yhaaaa kapan lagi sih nasi, ayam, lalapan dan sambal seharga 15ribu kalau di Cikarang? Kalau di Jogja banyakπŸ˜‚


Bumbu Ndeso

Warung Bumbu Ndeso


Resto yang punya beberapa cabang di Cikarang ini bisa jadi pilihan untuk yang doyan masakan pedes. Aku udah pernah nyobain menu nasi ayam bulgus rujak kangkung. Nasi dan ayamnya porsi kecil, tapi bumbunya meresap ke dalam daging ayam. Untuk sambalnya juga pedes nampol, cocok disantap dengan kangkung. 

Sayang sekali harganya nggak semurah dua resto diatas. Selain itu kita harus ngasih catatan kalau menginginkan sambalnya dipisah. Jangan tanya tempatnya di sebelah mana, karena aku biasanya order lewat aplikasi pesan antar makanan saat promo. πŸ˜‚


Nah itu tadi beberapa rekomendasi restoran untuk pesan online di Cikarang Selatan. Soal rasa masakan itu selera masing-masing ya, jadi kalau yang ini murni versiku sendiri. 

Kalau teman-teman punya rekomendasi resto favorit yg melayani delivery, yuk cerita di kolom komentar.